Fuma no Kojiro (JPN, 2007)

Ok, ok, jujur, gue beli ni dorama (atau tokusatsu ya? Hm?) hanya karena Murai Ryota seorang. Plus, beberapa review mengatakan kalau di sini bertebaran para bishounen! Jiwa fangirl membuat gue mencarinya. Pas jalan-jalan ke Ambas, dapet deh. Tapi saudara-saudara, mengingat dorama ini lebih menekankan pada aksi, gue sangat kuciwaaaa!! Betapa tidak, aksinya sangat tidak natural. Efek kurang bagus. Editing untuk adegan-adegan yg seharusnya terkesan cepat malah jadi terpotong-potong. Beberapa adegan malah terasa ‘sepi’ (krik, krik, krik). Yaaah… itulah yang gue tangkap di episode pertama. Hm, tapi ga adil kalo gue cerita jeleknya aja. Ok, lanjut dulu ya…

S T O R Y

Hakuo Gakuin is one of prestigious high school that is famous for its martial arts. However, Seishikan high school started to steal their student in order to bring Hakuo Gakuin down. Hojo Himeko (Kawahara Makoto), who acts as Hakuo’s principal, sends Yagyu Ranko (Ayumi) to the Fuma Village to seek help from Fuma ninja clan. Fuma’s leader sent Kojiro (Murai Ryota) to Hakuo Gakuin, but Seishikan also being helped by another ninja clan: Yasha; lead by Asuka Musashi (Kawakubo Takuji). Once a fight of pride between school, now it changed to an all-out ninja war between the 2 clans.

KIRIKAZE

Aah, Kirikaze-lah penyelamat dorama ini. Diperankan oleh Furukawa Yuta yang imut, Kirikaze yang pendiam ini ga (mau) punya hati.  Alasannya cuma satu: karena dia ninja. Kekuatannya adalah membuat kabut. That one really makes him looks very COOL!

BEST SCENE

Keunggulan Fuma no Kojiro adalah humor-humor komikalnya. Ada adegan yang paling lucu menurut gue. Itu, pas Kojiro ngobrol sama Reira (Suzuki Hiroki), tiba-tiba Fuuma cs datang. Kojiro langsung protes karena pembicaraannya dicuri dengar. Eh, tiba-tiba Ranko sama Himeko langsung keluar dr persembunyiannya dan langsung minta maaf! Guoblok, guoblok! Editing pas di sini bagus, makanya gue bisa ketawa😀

END NOTE

Ceritanya lumayan: komik banget. Bishonennya cukup, tapi ga waaah gimanaaaa gitu. Hal yang paling mengganggu kenikmatan menonton? Eksekusi aksinya itu, loh: diatur banget, jadinya kaku. Namun, seiring berjalannya episode, makin lumayan aksinya (walau gue belum bisa ngasi jempol). Saranku? Pinjem aja kalau di dunia ini ga ada lagi dorama lain yang bisa ditonton. ;p

FINAL SCORE: 1,5*

1,0 – 1,9 = Don’t even try to see it, ever!!!
2,0 – 2,9 = You may see it, on your own risk though.
3,0 – 3,9 = Entertaining to watch. Try to see it.
4,0 – 4,9 = Must See!!!
5,0          = Absolutely Superb!!!

Your Comment Will Make My Day :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s